Hari Bambu Sedunia 2021: Semua yang perlu Anda ketahui tentang hari yang diperingati untuk melestarikan dan mempromosikan industri bambu



Setiap tahun pada tanggal 18 September, Hari Bambu Sedunia diperingati di seluruh dunia. Hari ini ditandai untuk meningkatkan kesadaran di seluruh dunia untuk konservasi dan promosi industri bambu serta perkebunan bambu.

Hari istimewa ini ditandai oleh World Bamboo Organization (WBO), yang bertujuan untuk melindungi sumber daya alam dan lingkungan secara luas. Organisasi ini juga bermaksud untuk memastikan pemanfaatan bambu yang berkelanjutan, serta mempromosikan penggunaan tradisional untuk pengembangan ekonomi masyarakat lokal.

Bambu memiliki banyak kegunaan seperti makanan, biofuel, furnitur, kain dan sebagainya. Selain itu, budidaya bambu juga sangat penting untuk menopang kebutuhan. Bagian yang paling menakjubkan tentang bambu adalah bahwa mereka hampir tidak perlu ditanam kembali.

Sejarah:

Hari Bambu Sedunia diciptakan oleh Kamesh Salam pada tahun 2009 pada Kongres Bambu Sedunia ke-8 yang diadakan di Bangkok. Dia adalah mantan presiden Organisasi Bambu Dunia.

Sejak 2009, WBO telah merayakan Hari Bambu Internasional untuk meningkatkan kesadaran akan bambu di dunia. Untuk membangkitkan kesadaran dalam mempromosikan industri bambu, tanggal 18 September diperingati sebagai Hari Bambu Sedunia.

Untuk menandai kesempatan tahun ini, Organisasi Bambu Dunia meluncurkan tagar baru yang disebut #PlantBamboo.

Berikut beberapa fakta tentang bambu:

– Pohon yang berasal dari keluarga rumput ini, dikenal sebagai kayu dan emas hijau milik orang miskin.
– Tumbuh cepat dan membutuhkan perawatan yang rendah. Tanaman ini juga memiliki potensi serbaguna.
– Bambu biasanya digunakan untuk membuat dupa, tikar dan kertas.
– Ada 110 spesies bambu yang berbeda ditemukan di India Timur Laut.
– Selain kegunaannya, bambu juga memiliki manfaat lingkungan. Ini dapat ditanam untuk mereklamasi kembali situs yang terdegradasi dan lahan terlantar. Pohon ini berperan penting dalam konservasi air dan tanah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *